
IALAH PEREMPUAN
Bagai bongkahan karang
Ia hancur bertaburan di atas pasir
Menutup hamparan tanah kering di dasar jiwanya
Ia terdiam bak merpati tanpa sayap
Ia pun menangis meraung
Karena ia perempuan
Tertatih jiwanya
Tertambat pada hati lain
Ini bukan durjana
Namun ia tau ini nista
Tetapi ia yakini bahwa ini bahagia
Ia tetap seorang perempuan
Bukan tanpa daya ia terdiam
Namun karena ia perempuan
Ia hanya dewi malam
Manakala sang dewa tertidur
Ia meronta

Karena ia perempuan
Ia hanya maha karya indah
Dari tuhan
Baginya nirwana hanya dusta
Karena ia perempuan
Ia bukan pendusta
Namun ia perempuan
Ia mampu berbagi kehidupan untuk sang dewa
Ia hanya perempuan
Walau jiwanya tertambat pada hati lain
Namun ia hanya peempuan
Cintanya hanya hidup dalam megahnya
Sunyi nestapa kelam
VIVIE